Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Jenis-jenis Plafon Untuk Hunian

 

Jenis plafon untuk hunian

Jenis plafon untuk hunian – Di era yang modern seperti sekarang ini, bisa dipastikan bahwa hampir semua bangunan sudah dilengkapi dengan langit-langit alias plafon.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena plafon berperan untuk menutupi kerangka atap serta kabel-kabel sehingga area langit-langit tampak terlihat lebih rapi. Bukan hanya itu, plafon juga bertugas sebagai pengatur suhu udara yang masuk melalui atap.

Lebih dari itu, kehadiran plafon dapat meningkatkan nilai estetika pada sebuah hunian. Namun, hal ini kembali lagi pada jenis material plafon yang digunakan. Sebab pada masing-masing jenis material plafon memiliki karakteristik tersendiri.

Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas seputar jenis-jenis material plafon. Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk kita simak saja langsung ulasan berikut:

5 Jenis Material Plafon Terfavorit

1. Plafon Kayu

Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kayu merupakan salah satu jenis material yang selalu diandalkan dalam menunjang berbagai kebutuhan konstruksi. Ya, salah satunya untuk kebutuhan plafon.

jenis Plafon Kayu

Hal itu bukan tanpa alasan, karena kayu memiliki sifat yang fleksibel sehingga sangat ideal dijadikan sebagai bahan baku untuk pembuatan plafon rumah. Bukan hanya itu, plafon kayu juga dapat menghadirkan kesan yang lebih natural dan elegan pada sebuah hunian.

Belum lagi daya tahannya yang sangat mumpuni sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama. Bukan hanya itu, proses perawatan pada plafon kayu juga terbilang cukup mudah lho.

Akan tetapi, tidak semua jenis kayu cocok dijadikan sebagai bahan baku untuk plafon. Pasalnya, jenis kayu yang digunakan haruslah memiliki kriteria tertentu. Adapun mengenai salah satu jenis kayu yang ideal dijadikan plafon, yakni berupa kayu sungkai.

Artikel Terkait : Yuk, Kita Bahas Kayu Sungkai Mulai Dari Karakteristik Hingga Manfaatnya

2. Plafon Kalsiboard

jenis  Plafon Kalsiboard

Apakah diantara kamu ada yang pernah mendengar tentang material kalsiboard? Kalsiboard merupakan sebuah material yang berupa kalsium dan diproses menjadi lembaran-lembaran plafon yang kokoh.

Jenis plafon kalsiboard juga cukup laris dipasaran, karena menawarkan harga yang terjangkau. Menariknya lagi, ternyata plafon kalsiboard lebih kuat dari plafon gypsum. 

Keunggulan Kalsiboard:

  • Kokoh dan tahan lama
  • Proses pemasangan yang cukup mudah
  • Tahan terhadap api dan air

Kekurangan Kalsiboard:

  • Sulit untuk medapatkan hasil yang rapi
  • Bagian sambungannya masih terlihat, sehingga dibutuhkan plesteran.

3. Plafon PVC

jenis Plafon PVC

Istilah PVC merupakan singkatan dari Polyvynil Chloride, yang sering digunakan sebagai bahan baku untuk produk pipa air. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat bahan PVC memiliki tekstur yang elastis dan tidak mudah pecah. 

Bukan hanya itu, bahkan material PVC ini sudah terbukti tahan air dan anti rayap maupun jenis serangga hama lainnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini bahan PVC bisa digunakan untuk produk plafon karena bobotnya yang memang lebih ringan. 

Keunggulan Plafon PVC:

  • Bobotnya lebih ringan sehingga mudah diangkat dan dipasang
  • Tidak membutuhkan perawatan khusus
  • Kokoh dan tahan lama
  • Tersedia dalam varian yang sudah difinishing

Kekurangan Plafon PVC:

  • Proses penyambungan yang cukup sulit
  • Jika terjadi kerusakan pada satu panel, maka harus diganti dengan yang baru
  • Sulit untuk melakukan finishing ulang karena tidak bisa dikerjakan pada satu area saja
  • Harga terbilang cukup mahal.

4. Plafon Gypsum

jenis Plafon PVC

Ini dia salah satu jenis material plafon yang paling banyak diminati oleh konsumen. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat harga plafon gypsum jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga plafon kayu. 

Salah satu keunggulan plafon gypsum yang tidak dimiliki oleh jenis plafon lain, yakni memiliki tekstur halus dan benar-benar rata. Adapun mengenai keunggulan dan kekurangan plafon gypsum yang harus kalian ketahui seperti dibawah ini.

Keunggulan Plafon Gypsum:

  • Proses pemasangan yang sangat mudah
  • Pengerjaan yang lebih rapi, halus, dan tidak membutuhkan nat (sambungan)
  • Bentuk plafon gypsum bisa disesuaikan dengan beragam desain dan warna
  • Mudah dijumpai dipasaran

Kekurangan Plafon Gypsum:

  • Plafon gypsum tidak akan tahan terhadap kelembapan 
  • Plafon gypsum juga mudah rusak saat terkena air
  • Daya tahan plafon gypsum terbilang pendek, yakni sekitar 3 - 5 tahun

5. Plafon Triplek

Jenis material plafon rumah berikutnya yang akan dibahas, yakni berupa plafon triplek. Sellintas plafon triplek ini memang tampak seperti jenis plafon kayu. Pasalnya, material triplek memang terbuat dari bahan kau yang dikupas dan bukan jenis papan solid (kayu utuh).

Plafon Triplek

Itu sebabnya, mengapa plafon triplek mejadi alternatif pengganti plafon kayu yang harganya jauh lebih mahal. Meski sama-sama berbahan kayu, namun tingkat keindahan dan tingkat kekuatan plafon triplek tentunya jauh dibawah plafon kayu. 

Keunggulan Plafon Triplek:

  • Memiliki bobot ringan yang dapat memudahkan proses pengangkatan dan pemasangan
  • Menawarkan harga yang relatif murah
  • Mudah dijumpai dipasaran
  • Ukuran ketebalan triplek tersedia kedalam banyak pilihan

Kekurangan Plafon Triplek:

  • Tidak tahan terhadap air dan kelembapan
  • Rawan terhadap seragan rayap dan jamur
  • Hasil pemasangan yang rapi sangat sulit didapat
  • Membutuhkan perawatan yang rutin

Artikel Serupa : Berikut Jenis-jenis Triplek yang Harus Kamu Ketahui

Nah, itulah beberapa jenis material plafon yang bisa kamu temui dipasaran, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.

 

 

Posting Komentar untuk "Mengenal Jenis-jenis Plafon Untuk Hunian"