Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Material Lantai Indoor Terbaik Untuk Rumah

 

Jenis Material Lantai Indoor Terbaik Untuk Rumah

Lantai indoor – Setiap bangunan rumah pastinya sudah dilengkapi dengan material penutup lantai untuk meningkatkan kenyamanan pada pijakan kaki. Tak hanya sekedar memberikan rasa nyaman, penggunaan lantai juga dapat meningkatkan nilai estetika pada hunian itu sendiri.

Nah, secara kebetulan pada kesempatan kali ini akan membahas seputar jenis material lantai indoor terbaik untuk rumah. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

6 Jenis Material Lantai Indoor Terbaik

1. Lantai Keramik

jenis lantai keramik

Ini dia salah satu jenis material lantai yang memang menjadi favoritnya bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal itu bukan tanpa sebab, karena Lantai keramik memiliki fleksibilitas pemakaian yang tinggi, serta bisa diaplikasikan pada hampir seluruh bagian rumah.

Tak hanya kuat dan kokoh, bahkan lantai keramik juga tidak membutuhkan proses pemolesan dan mudah dirawat. Bahkan yang lebih menariknya lagi, harga lantai keramik pun relatif murah ketimbang jenis-jenis material lantai lainnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi, lantai keramik menghadirkan berbagai macam warna, motif, dan ukuran sehingga bisa kita pilih sesuai dengan konsep hunian rumah. Terdapat berbagai macam motif keramik yang dapat kita jumpai dipasaran, mulai dari motif beatu alam, pecahan kaca, kayu-kayuan, dan masih banyak lagi.

Mengingat akan hal itu, maka tak heran juga jika keramik merupakan salah satu jenis lantai yang paling populer di pasaran.

2. Lantai Marmer

jenis lantai marmer

Bagi kamu yang ingin menghadirkan nuansa mewah pada interior rumah, maka penggunaan lantai marmer ini adalah jawabannya. Ya, jelas demikian, sebab lantai marmer memiliki kilauan bening yang begitu serasi dengan coraknya sehingga tampilan rumahmu akan tampak seperti rumahnya para sultan.

Artikel Menarik Lainnya : Begini Cara Menciptakan Ruang Tamu khas Sultan

Lantai marmer pada umumnya tampil dengan tekstur dan pola yang tidak beraturan. Dari segi harga, lantai marmer memang lebih mahal diantara jenis bahan lantai lainnya. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat ketersediaan bahan bakunya yang terbatas.

Selain dapat menghadirkan nuansa mewah dan elegan, lantai marmer juga sudah terbukti kuat dan tahan lama. Akan tetapi, ada satu kelemahan pada lantai marmer yang harus kalian ketahui, yakni memiliki pori-pori relatif besar.

Itu artinya, lantai marmer membutuhkan perawatan yang ekstra. Pasalnya, lantai marmer memiliki sifat yang mudah menyerap cairan serta meninggalkan noda apabila tidak segera dibersihkan.

3. Lantai Granit

jenis lantai granit
lantai granit motif kayu

Tak berbeda jauh dengan lantai marmer, yang mana granit juga termasuk kedalam golongan material lantai kelas atas. Namun, pori-pori pada lantai granit lebih rapat sehingga membuatnya tidak mudah menyerap cairan maupun kotoran.

Penggunaan lantai granit pun dapat menghadirkan nuansa mewah dan elegan pada sebuah hunian. Bukan hanya itu, lantai granit juga sangat kokoh dan tahan lama. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kini telah hadir granit buatan yang menyuguhkan beragam motif dengan harga lebih murah.

4. Lantai Semen

jenis lantai semen

Memang tidak bisa dpungkiri lagi, bahwa lantai seman atau lantai plester merupakan jenis lantai paling sederhana dan juga paling murah dari segi biaya. Ya, hal tersebut dikarenakan proses pengerjaan lantai plester ini tidak berbeda jauh dengan proses pengerjaan memplester dinding yang di-aci sampai halus.

Mendati demikian, terdapat pula perbedaan pada diantara kedua proses pengerjaan tersebut. Ya, pada proses pengerjaan lantai, maka akan dilakukan langkah penggosokan sampai halus dan mengkilap. Dengan begitu, warna yang ditampilkannya akan sama dengan warna semen pasir dan cenderung lebih gelap.

Pada beberapa penerapan yang dilakukan dengan merata (covering) dalam luas ruang, maka terdapat kelemahan saat terjadi retak karena tidak bisa diganti dengan material lain. Itu sebabnya, mengapa keretakan pada lantai plester harus ditambal dengan bahan yang sama, yakni pasir dan semen.

Baca Juga : Mari Kita Berkenalan Dengan Besi Hollow

5. Lantai Kayu Solid

jenis lantai kayu solid

Ngomong-ngomong soal jenis material lantai kalangan menengah ke atas, tentu saja pikiran kita akan langsung tertuju pada lantai kayu solid bukan? Pasalnya, penggunaan lantai kayu solid atau parket ini kerap diaplikasikan pada perumahan-perumahan elit.

Ha itu bukan tanpa alasan, karena penggunaan lantai kayu solid dapat mempertegas nuansa kemewahan, elegan, dan natural. Bukan hanya itu, lantai kayu solid juga sudah terbukti kuat dan tahan lama karena materialnya yang terbuat dari kayu asli.

Sebenarnya ada beragam tipe lantai kayu solid yang tersedia dipasaran. Namun, tipe lantai kayu solid yang paling banyak diminati itu diantaranya adalah:

Lantai Kayu Solid Jati

Sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwa jati merupakan salah satu jenis kayu dengan kualitas terbaik di dunia.  Nah, karena hal itulah yang membuat parket solid jati ini dibanderol dengan harga yang mahal.

Baca Juga : Inilah Jenis-jenis Kayu Terbaik Untuk Furniture

Meski menawarkan harga mahal, kebanyakan konsumen justru lebih memilih lantai kayu solid jati ketimbang jenis parket solid lainnya. Namun, tidak semua tipe parket solid akan dijual dengan harga yang sama. Sebab produk parket solid jati akan dibedakan lagi berdasarkan kelasnya, yaitu grade A, B, dan C.

Lantai Kayu Solid Merbau

Kayu merbau dengan kualitas terbaik banyak didapat dari daerah Papua. Hal itu terbukti, yang mana kualitas kayu merbau Papua sudah memenuhi industri perkayuan. Ya, karakteristik kayu yang satu ini memiliki tekstur keras dan berwarna merah kecoklatan, sehingga sangat ideal dijadikan bahan baku untuk lantai kayu parket. 

Dengan menggunakan lantai kayu solid merbau, pastinya tampilan rumahmu akan tampak lebih elegan, mewah, dan natural. Tak hanya unggul dari segi tampilan, lantai kayu merbau juga tahan terhadap serangan rayap maupun perubahan cuaca.

6. Lantai Kayu Sintetis

jenis lantai kayu sintetis

Jika isi dompetmu tidak bisa menjangkau harga lantai kayu solid, maka lantai kayu sintetis ini merupakan pilihan paling tepat. Sebab harga lantai kayu sintetis ini lebih murah dibanding lantai kayu solid. Adapun mengenai jenis-jenis lantai kayu sintetis yang paling populer dipasaran seperti berikut:

Lantai Vinyl

Material lantai vinyl terbuat dari campuran bahan karet dan PVC (Polyvinyl Chloride) yang memiliki tekstur elastis serta mudah dipasang. Dari segi harga, lantai vinyl ini memang jauh lebih murah dari lantai kayu solid. Sehingga tak heran, jika lantai vinyl banyak dipilih sebagai alernatif pengganti parket solid.

Adapun berbagai varian motif vinyl yang tersedia di pasaran, mulai dari motif kayu, motif granit, motif marmer, motif batu alam, dan masih banyak lagi.

Lantai Laminated

Jenis lantai kayu sintetis terbaik berikutnya yang direkomendasikan untuk kamu, yakni berupa lantai laminated (lantai laminasi). Dari segi materialnya, lantai laminate ini terbuat dari bahan serbuk kayu dengan campuran resin.

Pada umumnya lantai laminate tampil dengan ketebalan sekitar 8 mm hingga 12 mm, sedangkan ukuran panjangnya mencapai 1,28 m – 1,3 m.  Dari segi kekuatan, lantai kayu laminated ini memang tidak sekuat lantai kayu solid.

 

 

Posting Komentar untuk "Jenis Material Lantai Indoor Terbaik Untuk Rumah"